Akuntansi
tanpa beban
untuk warung.
Kafeya POS lahir dari ribuan jam saya mendampingi pemilik warung kopi kecil yang merasa "takut" dengan angka. Saya membangun alat yang membuat pembukuan terasa seperti aktivitas harian yang ringan.
"Mendidik mentalitas
lebih sulit
daripada mengajar fitur."
Banyak pemilik UMKM berhenti mencatat bukan karena aplikasinya sulit, tapi karena mereka tidak melihat manfaat langsung dari data. Tugas saya sebagai pelatih adalah menunjukkan bahwa satu baris transaksi adalah peta menuju profitabilitas.
Kafeya saya desain untuk "sembunyi". Dia tidak meminta banyak perhatian, tapi memastikan setiap rupiah yang masuk terdokumentasi dengan benar sesuai kaidah akuntansi, tanpa pemilik warung harus menjadi akuntan.
UMKM kopi takut "laporan keuangan".
Pemilik warung sibuk meracik kopi, bukan mengoperasikan software akuntansi. POS yang ada terlalu mahal, terlalu rumit, atau cuma jualan fitur yang tidak dipakai. Akhirnya: nota berserakan, omzet tidak tercatat, pajak ditebak-tebak, modal tidak jelas perginya ke mana.
Kasir & pembukuan dalam satu napas.
Kafeya POS dibangun dari mendengar barista dan pemilik warung langsung. Setiap transaksi otomatis menjadi entri akuntansi. Akhir bulan? Ekspor laporan. Selesai. Tidak ada training berhari-hari, tidak ada fitur untuk pamer.
Hanya yang benar-benar dipakai.
Kasir cepat
Antrian sibuk pagi hari? Input transaksi dalam hitungan detik, bisa offline.
Pelaporan otomatis
Laporan harian, mingguan, bulanan tergenerate sendiri — tinggal kirim ke akuntan.
Sesuai standar
Format pelaporan mengikuti kaidah akuntansi UMKM yang berlaku di Indonesia.
Stok & menu
Pantau biji & bahan habis pakai, atur harga menu, lihat margin per item.
Yang dirasakan pemilik warung.
Layar yang dipakai barista, dilihat pemilik.
Empat artefak dari pengembangan Kafeya — geser untuk menelusuri.

Dulu pemilik warung mencatat di buku, lalu memindahkan ke Excel akhir bulan. Diagram ini memetakan ulang alurnya jadi satu tarikan napas.

Layout split: menu di kiri, order di kanan. Tombol besar, harga jelas, alur tap-tap-bayar dalam hitungan detik bahkan saat antrian sibuk.

Akhir bulan tinggal buka — omzet, kategori, margin, pajak sudah tergenerate. Tinggal kirim ke akuntan atau lihat sendiri di ponsel.

Struk bisa dicetak atau dikirim via WhatsApp — sekaligus jadi bukti transaksi yang masuk ke pembukuan tanpa input manual.
Punya Bisnis, café, atau jaringan UMKM kopi yang butuh sistem yang sesuai?
Saya terbuka untuk pilot, kustomisasi, atau kemitraan dengan inkubator/koperasi. Mari bangun perangkat yang benar-benar dipakai, bukan cuma diinstall.
